Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Diejek “Tukang Diving” Neymar Emosi

Aziz Hammad yang merupakan suporter Manchester City mengklaim bahwa dirinya tidak bersalah dalam insiden adu mulut yang dilakukannya dengan Neymar Junior, pemain Barcelona. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 25 Februari 2015 dalam pertandingan leg pertama fase 16 besar Liga Champions.

Insiden itu berawal kala Neymar ditarik keluar dari lapangan di menit ke-80. Baru saja duduk di bangku pemain cadangan, pemain ini langsung bertengkar mulut dengan salah satu pendukung Manchester City yang bertindak sebagai tuan rumah. Penonton tersebut duduk di dekat bangku cadangan dari pemain Barcelona.
Mantan pemain Santos itu tersulut emosinya ketika Hammad yang menjadi salahh satu dari kerumunan fans City seolah mengejek Neymar “tukang diving” dengan menggunakan tangannya.

Setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar tiba-tiba menghampiri Hammad. Namun, beruntung masih bisa dilerai oleh petugas keamanan yang ada di stadion. Ketika dimintai keterangan oleh media, suporter dari The Citizens itu mengaku tidak bersalah.

 “Dia (Neymar) memandangi saya selama beberapa detik, sambil melihat-lihat apakah aksinya itu diketahui oleh manajernya. Saya tidak tahu apa yang akan ia lakukan. Dia mengucapkan kata-kata dalam bahasa Portugal atau Spanyol, namun saya tidak paham artinya. Lalu saya hanya memberikan gestur diving untuk mengejeknya,” kata Hammad kepada Manchester Evening News, Kamis (25/2/2015).

“Saya tidak melakukan hal yang salah. Saya hanya melakukan apa yang biasanya dilakukan oleh fans. Dia memang dikenal sebagai tukang diving. Semua pendukung City mungkin akan melakukan hal yang sama, dan itu normal,” tutup Hammad.

Ingin tahu bagaimana bagaimana perkembangan informasi bola lainnya? Silakan kunjungi web kami di www.bookie7.co. Dapatkan juga informasi seputar prediksi dan hasil pertandingan bola hanya di www.bookie7.co
selengkapnya...

Rabu, 20 Agustus 2014

Rooney Diserang, Lampard Berang



Wayne Rooney menjadi bulan-bulanan media di Inggris usai kalah atas Italia dengan skor 1-2. Hal ini membuat rekan satu timnya Frank Lampard merasa geram. Menurutnya Rooney sudah berjuang semaksimal mungkin untuk bisa mencetak gol, bahkan Ia berhasil memberikan asist untuk gol Daniel Sturridge di menit 37. Menurut Lampard, media tidak seharusnya memojokkan Rooney usai The Three Lions ditekuk Italia dengan skor 1-2.

"Rooney selalu bermain militan di setiap turnamen. Ada kehebohan yang berkembang di sekitarnya. Tapi, saya melihat Rooney tetaplah Rooney. Dia selalu ingin bermain lebih baik dan memberikan kontribusi bagus untuk tim," sambung dia.

Ya, media Inggris memang memberitakan Rooney yang dianggap tidak pantas mendapat nomor punggung 10 dalam gelaran Piala Dunia tahun ini. Rooney dianggap kesulitan mencetak gol dalam beberapa laganya di Brasil. Namun menurut Lampar kontribusinya untuk tim terbilang cukup baik

"Ini bukan perkara memperbaiki penampilan satu orang pemain. Tapi, ini adalah bagaimana untuk membuat penampilan tim menjadi lebih baik," tegas Lampard.

Sementara itu, Inggris akan menjalani partai hidup-mati melawan Uruguay di Stadion Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat 20 Juni 2014 dini hari WIB. Jelang laga itu, Lampard berharap media-media Inggris bisa lebih bijak saat melancarkan kritikan kepada tim.

"Rooney bukanlah agenda yang penting. Sudah saatnya fokus untuk mengkritik penampilan tim. Jangan fokus pada individu saja karena kami akan sangat dirugikan. Saat rekanmu diserang, tim akan menjadi sangat frustrasi. Kami selalu ingin menang di setiap laga," kata mantan gelandang Chelsea ini.
selengkapnya...

Senin, 18 Agustus 2014

Van Gaal: Belum Bisa Tenang Sebelum Menangkan Fase Grup


Belanda menjadi tim unggulan yang diprediksi akan mudah melenggang ke babak berikutnya. Bagaimana tidak, kemenangan 5-1 atas Spanyol beberapa waktu lalu membuat De Oranje kandidat kuat juara dan mudah melenggang dari fase grup dan melaju ke babak berikutnya.

Apalagi lawan Belanda berikutnya adalah tim yang tidak begitu kuat. Ya Australia akan menjadi lawan bagi anak asuhan Louis Van Gaal ini selanjutnya. Laga ini diyakini bisa menjadi tiket Robin van Persie Cs ke babak berikutnya.

Meski menjadi unggulan, ternyata tidak membuat sang pelatih menjadi jumawa. Ia mengatakan akan terus bekerja keras siapa pun lawan yang akan dihadapinya nanti. Baginya, De Oranje belum bisa tenang meski sudah meraih hasil positif di laga pertama.

"Tak ada yang berubah, tim bereaksi dengan sangat baik, terutama pemain yang berpengalaman. Mereka mengerti apa yang telah terjadi. Mereka tahu bahwa hanya dengan satu kemenangan, kami belum pasti lolos. Jadi saya melihat sikap ini dengan cara yang positif," ujar pria yang akan menangani Manchester United musim depan.

"Pada saat yang sama, saya harus menyiapkan tim untuk pertandingan berikutnya. Jadi tak ada pendekatan baru untuk apa yang telah kami lakukan," ia menambahkan.

Meski Van Gaal merendah, namun, kemenangan atas Australia nanti bisa menjadi tiket ke babak 16 Besar bagi timnya. Itu dengan catatan, Chile juga mengalahkan Spanyol di laga lainnya. ***
selengkapnya...

Selasa, 08 Oktober 2013

Profil Carlo Ancelotti

Fakta menunjukan bahwa banyak mantan pemain sepak bola yang sukses menjadi pelatih. Salah satunya adalh pelarih Real Madrid saat ini, yakni Carlo Ancelotti. Berikut ini kita akan megulas profil pelatih berkebangsaan Italia tesebut.

Carlo Ancelotti lahir di Reggiolo, Italia pada 10 Juni 1959. Sebelum menjadi pelatih sepak bola Ancelotti sempat menjadi pemain sepak bola. Beberapa klub yang sempat dijalaninya adalah  Ac Parma, Roma, dan terakhir adalah Ac Milan. Ancelotti juga sempat masuk daftar pemain tim nasional Italia.

Ancelotti memulai karirnya sebagai pelatih apda tahun 1995 dengan menagani Reggiana. Kemudian pada tahun 1996 Ancelotti mulai melatih Ac Parma. Kemudian pada tahun 1999 Ancelotti dipercaya untuk melatih Juventus.  Dilanjutkan pada tahun 2001, Ancelotti juga dipercaya untuk melatih Ac Milan.

Kemudian apda tahun 2009, Ancelotti melanjutkan karirnya sebagai pelatih dengan melatih Chelsea. Pada tahun 2011 lalu, ia ditunjuk untuk melatih Paris Saint Germain. Kemudian pada tahun 2013 ini, Ancelotti resmi melatih Real Madrid. Selama ia menjadi pelatih sepak bola, banyak prestasi yang sempat diraihnya.


selengkapnya...

Copyright © 2013 Informasi Pilihan: Olahraga | www.bookie7.co